PUJAWATI-Akidah Akhlak-MTs N 1 Sleman

Kls 9 Iman kepada Hari Akhir 27 Juli 2021( pertemuan ke-2

 Assalamu'alikum WW

Anak2, sebelum pembelajaran dimulai, mari kita buka dulu dengan berdoa,  semoga kesehatan selalu berada pada kita semua, anak2 keluarga dan Bangsa ini.

untuk pelajaran hari ini silahkan memperhatikan materi dibawah ini, saat kita menghadapi wabah Cororna  maka sikap kita sebaiknya :

1. Berprasangka Baik Kepada Allah


Yang pertama harus kita lakukan adalah berprasangka baik saat sedang menghadapi bala' ataupun bencana.

Allah SWT berfirman:

(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penghliharan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam purbasangka." (QS. Al-Ahzab: 10).

Berprasangka baik juga disebutkan dalam hadits qudsi berikut ini:

"Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku, karnanya hendaklah ia berprasangka semaunya kepada-Ku."

2. Optimis dan Berkata Baik


Kita tetap wajib bersikap optimistik dalam menghadapinya dan berucap kata-kata yang baik.

Hal ini sebagaimana diajarkan oleh Nabi Saw dalam hadits dari Anas bin Malik radhiyallahuanhu:

"Tidaklah penyakit menular tanpa izin Allah dan tidak ada pengaruh dikarenakan seekor burung, tetapi yang mengagumkanku iala al-Fa'lu (optimisme), yaitu kalimah hasanah atau kalimat thayyibah (kata-kata yang baik)." (HR. Bukhari Muslim).

Para ahli medis mengatakan bahwa salah satu faktor yang memicu penyembuhan para pasien korban covid-19 adalah mentalistas yang optimis serta tidak stress. Yang dibicarakan bukan angka-angka korban kematian, melainkan angka-angka kesembuhan.

Selain itu, Rasulullah SAW juga melarang kita untuk berbicara yang tidak baik. Kalau tidak bisa membicarakan yang baik-baik saja, maka sebaiknya diam saja.

"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam." (HR. Bukhari Muslim).

3. Kewajiban Menghindari Wabah


Hal pertama yang perlu dilakukan oleh seorang muslim dalam menghadapi pandemi penyakit setelah ia menata akidahnya adalah berikhtiar semaksimal mungkin untuk menghindarinya. Bahkan sikap ini merupakan perintah langsung dari Rasulullah Saw dan sekaligus diamalkan oleh Rasulullah Saw:

"Dan larilah dari penyakit lepra sebagaimana engkau lari dari kejaran singa." (HR. Bukhari).

4. Tidak Membahayakan Orang Lain


Selain tidak boleh membahayakan diri sendiri, kita juga wajib menghindarkan diri dari melakukan hal-hal yang membahayakan orang lain. Sebagaimana dalam hadits riwayat Abu Said al-Khudri radhiyallahuanhu.

"Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain." (HR. Malik, Daruquthni, Hakim dan Baihaqi)

Tidak bolehnya kita berkumpul, harus menghindari kontak fisik dan wajibnya kita menjaga jarak selama masa penyebaran covid-19 , ini adalah bentuk nyata dari upaya agar kita tidak memberi mudharat kepada orang lain.

5. Wajib Mengupayakan Pengobatan


Syariah Islam telah memerintahkan kepada kita sebagai hamba Allah untuk selalu mengupayakan kesembuhan. Karena penyakit itu datang dari Allah SWT. Dan Allah SWT tidak pernah menurunkan suatu penyakit kecuali diturunkan juga obatnya. Maka tugas dan kewajiban kita adalah untuk menemukan obat dari suatu penyakit.

Memang kita bukan ahli dalam bidang pengobatan penyakit, akan tetapi setidaknya kita ikut mendukung semua pihak dalam rangka mendapatkan obat atas suatu penyakit. Perintah ini memang datang dari sisi Nabi Saw:

"Setiap penyakit ada obatnya. Apabila ditemukan obat yang tepat untuk suatu penyakit, maka akan sembuhlah penyakit itu dengan izin Allah 'azza wajalla." (HR. Muslim).


nah...dari 5 hal tersebut diatas...merupakan salah satu pencerminan bahwa kita beriman kepada hari akhir bukan ?...kalau iya jelaskan pendapat kalian..silahkan ditulis dibuku tulismu..pengumpulan setelah waktu aman...

JANGAN LUPA ABSEN LEWAT LINK  DI GRUP KELAS...TERIMAKASIH

BILA KURANG JELAS SILAHKAN JAPRI KE NO WA IBU





Komentar

  1. Muhammad farras Jamaluddin
    9d/21

    BalasHapus
  2. Novina Abela Yumandari
    kelas:9A
    no absen:28

    BalasHapus

  3. Adinda Devi Lintang Pertiwi
    02/9A

    BalasHapus
  4. Kevn rasendriya pratama
    9A/23

    BalasHapus
  5. Bagas dairo shando
    9c/7

    BalasHapus
  6. Sylvia durotun nafisah
    9C ( 26 )

    BalasHapus
  7. irfan andriyanto
    9B
    21

    BalasHapus
  8. Rahma Ariska nur khairunnisa
    9E
    22

    BalasHapus
  9. Safa nur ridho
    7B
    29
    Isnan dafin maulana
    7B
    15

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer